Puluhan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu sebagian adalah wajah lama. Mereka tidak jera dan kemungkinan jumlah PMKS akan bertambah menjelang Lebaran.
"Selama bulan Ramadan, hasil penjangkauan Sudin Sosial Jaksel sebanyak 87 orang, yang terdiri dari berbagai bidang. Paling banyak merupakan pengemis," ujar Kasi Yahrensos Sudinsos Jaksel, Miftahul Huda dalam keterangannya, Jumat (11/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan hasil penjangkauan petugas dari tanggal 29 Juni hingga 11 Juli 2014. Dalam operasinya, para PMKS ini banyak ditemukan di lingkungan komunitas, kompleks perumahan, masjid dan pasar," jelasnya.
Menurut Miftahul, apabila dibandingkan dengan hari biasa, jumlah PMKS yang diamankan oleh Sudin Sosial Jaksel belum memiliki peningkatan yang berarti. Hal ini, lanjutnya, jauh berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya.
"Mengapa hal ini terjadi? Karena Sudin Sosial Jaksel sangat gencar menjaga titik-titik rawan PMKS dan terus melakukan patroli siang dan malam. Sehingga mereka (PMKS) menghindari wilayah Jaksel," tutur Miftahul.
Selain itu, gencarnya pemberitaan di media dan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak memberi di jalanan merupakan faktor pendukung lain yang menyebabkan PMKS berkurang.
"Walaupun begitu, petugas sudinsos Jaksel akan selalu siap siaga 24 jam dalam penanganan PMKS. Setiap saat siap menindaklanjuti laporan masyarakat Jaksel," tutupnya.
(rni/vid)











































