Sutiyoso Lepas Tim Medis ke Aceh
Selasa, 28 Des 2004 15:31 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso secara simbolis melepas 120 tenaga medis ke Aceh. Tim ini diharapkan bisa membantu korban gempa dan tsunami di sana.Tim medis tersebut terdiri dari dokter specialis anak, dokter umum dan ahli bedah. Selain itu, tim juga membawa sejumlah besar obat-obatan."Saya sangat bangga terhadap misi tim medis ini yang akan membantu para korban bencana alam. Saya mengharapkan para tim yang diberangkatkan ke Aceh agar dapat melengkapi kebutuhan dirinya sendiri karena di sana sudah tidak ada lagi peralatan mau pun bahan makanan," pesan Sutiyoso di Gedung Balai Kota, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa, (28/12/2004). Sutiyoso berharap musibah yang menewaskan ribuan warga Aceh dan Sumatera Utara ini tidak terulang kembali, dan bantuan yang dikirimkan ke sana bisa meringankan beban para korban.Dia juga menyatakan saat ini sudah mengumpulkan dana sebesar Rp 6,539 miliar yang berasal dari masyarakat Jakarta, diantaranya pelajar, guru, pendidik dan PNS. Sementara dari APBD dikeluarkan sebesar Rp 2 miliar yang berasal dari dana tidak terduga. Adapun dari Badan Amil Zakat Infak dan Sodakoh tercatat Rp 1 miliar, dari para walikota DKI dan Kepulauan Seribu sebesar Rp 1 miliar dan dari PT Jaya Ancol ditargetkan Rp 500 juta dengan alasan Ancol akan panen pada malam tahun baru nanti.Selain itu, bantuan dari Dispenda DKI terkumpul Rp 200 juta, Dinas PU sebesar Rp 250 juta, Dikmenti sebesar Rp 150 juta, Tim Penggerak PKK secara spontan berhasil mengumpulkan Rp 105 juta, Bepeda sebesar Rp 30 juta, sebesar Rp 25 juta dari Bintalsos, sebanyak Rp 150 juta dari karyawan dan direksi Bank DKI, sebanyak Rp 30 juta dari Dinas Pertamanan DKI dan Rp 25 juta dari kantung pribadinya.Sutiyoso juga mengimbau masyarakat Jakarta untuk menyalurkan kepeduliannya agar dapat membantu meringankan beban korban bencana alam melalui rekening No. 108.16.14416 di Bank DKI Cabang Balai Kota, atas nama gubernur DKI. "Kenapa nama saya, karena melalui gubernur semuanya bisa dipertanggungjawabkan, dan saya harap masyarakat dan media bisa memonitoring arus dana yang masuk. Saya sungguh sangat mengharapkan masyarakat luas bisa memberikan sumbangan, makanan serya makanan kaleng karena di sana sama sekali tidak ada persediaan makanan," katanya.Tim yang dilepas Sutiyoso hari ini rencananya akan kembali ke Jakarta pada hari minggu, dan saat itu juga tim kedua langsung diberangkatkan. Sementara tim ketiga akan berangkat pada 6 Januari 2004 sesaat setelah tim kedua tiba.
(umi/)











































