Tim kampanye Jokowi-JK menggelar real count Pilpres untuk wilayah DKI Jakarta. Data yang dihitung didapat dari formulir C1 yang dikumpulkan dari seluruh TPS se DKI Jakarta.
"Berdasarkan tabulasi suara berbasis C1, Prabowo-Hatta 46,76% dan Jokowi JK 53,24%," kata Ketua Tim Kampanye DKI Jakarta Jokowi-JK, Boy Sadikin di Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2014).
Boy mengatakan, angka tersebut didapat dari data yang telah masuk sebesar 96%. Total TPS di DKI Jakarta sebanyak 12.408 TPS dengan total suara sah 5.301.560 suara dan suara tidak sah 75.130 suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data itu akan menjadi pegangan tim Jokowi-JK hingga perhitungan final KPU pada 22 Juli nanti. Data DKI Jakarta dianggap penting karena dinilai sebagai indikator hasil nasional.
"Ini penting karena DKI Jakarta adalah miniatur Indonesia dan barometer perpolitikan nasional bahkan internasional," kata Koordinator Pengamanan Suara Jokowi-JK, Djarot Saifullah Hidayat.
Tim Prabowo-Hatta juga sudah merilis hasil real count-nya pada Kamis (10/7) kemarin. Namun belum ada data dari DKI yang disampaikan tim Prabowo-Hatta.
Rilis real count Tim Prabowo-Hatta digelar di Rumah Polonia, Jl Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Kamis (10/7) kemarin. Sekjen PKS Taufik Ridho yang memaparkan real count versi kubu Prabowo-Hatta.
"Real count ini berbasis pada keterangan saksi. Basisnya adalah C1. Saya diamanahkan untuk pendataan saksi. Rekrutmen 470.000 saksi di TPS. Saksi di tingkat kelurahan, kabupaten kota dan pusat. Itu sudah kami lakukan seleksinya," papar Taufik.
Taufik menjabarkan data diambil dari lebih dari 400 ribu TPS. Jumlah data yang sudah masuk mencapai 60% atau 82.975.065 suara.
Hasilnya, Taufik menyebut Prabowo-Hatta meraih 51,67% atau 42.874.556 suara. Jokowi-JK meraih 48,33% atau 40.100.509 suara.
(kff/trq)











































