Pulihkan Pemerintahan di Aceh, 2 Dirjen Depdagri Dikirim

Pulihkan Pemerintahan di Aceh, 2 Dirjen Depdagri Dikirim

- detikNews
Selasa, 28 Des 2004 15:01 WIB
Medan - Akibat gempa dan gelombang Tsunami di Aceh, ribuan warga tewas. Pemerintahan di Aceh juga lumpuh. Untuk memulihkan pemerintahan daerah di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), pemerintah pusat mengirim dua dirjen Depdagri ke wilayah itu. Demikian disampaikan Wapres Jusuf Kalla kepada wartawan di Posko Satkorlak Bandara Polonia, Medan, Selasa (28/12/2004). "Pemerintah Aceh lumpuh, Jadi, sekarang antisipasinya, pemerintah akan mendatangkan dua dirjen dan dari Bakornas untuk bertugas untuk menginventarisir hal-hal yang dianggap penting," kata Wapres. Di tempat yang sama, Mendagri M. Ma'ruf menjelaskan, dua dirjen yang dikirim untuk memulihkan pemerintahan di Aceh adalah Dirjen Pemerintahan Umum dan Dirjen Pemerintahan Daerah. Mendagri tidak menyebutkan nama. "Tugas mereka adalah mengecek seluruh kendala di kabupaten kota termasuk juga mengecek anggota-anggota pejabat atau keluarga PNS yang ada di sana. Sebisa mungkin laporannya secepatnya diterima pemerintah pusat. Dirjen Pemerintahan Umum sudah sejak 26 Desember sudah ada di sana. Sementara Dirjen Pemerintahan Daerah mulai hari ini," kata Mendagri.Menurut Mendagri, kedua dirjen ini akan bekerja di bawah tanggung jawab Wakil Gubernur yang telah diberi mandat untuk memimpin sementara Aceh. Terkait ditahannya Gubernur NAD Abdullah Puteh, NAD dipimpin sementara oleh Wakil Gubernur. Bantuan Dikirim ke AcehSementara itu, berdasarkan data dari Satkorlak, berbagai macam bantuan sudah mulai dikirim ke Aceh. Dari Medan, bantuan-bantuan ini sudah dibawa ke Aceh dengan menggunakan dua pesawat Hercules. Hercules pertama membawa bantuan 10.947 kg. Sedangkan Hercules kedua membawa 10.409 kg. Bantuan itu berupa mie instan, biskuit, aqua, tenda, solar, dan lain-lain. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads