Terima 120 Mayat, Petugas RSU Lhokseumawe Kewalahan
Selasa, 28 Des 2004 14:05 WIB
Lhokseumawe - Sampai Selasa (28/12/2004) pukul 14.00 WIB, RSU Cut Mutia Lhokseumawe, Aceh Utara menerima 120 jenazah korban gempa dan tsunami. Jumlah tersebut belum termasuk 26 orang yang tewas saat dirawat di UGD.Petugas RSU Cut Mutia, Lhokseumawe pun kewalahan dengan banyaknya mayat yang masuk ke instalasi jenasah. Saat ini ada 6 mayat asal Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe yang belum bisa diidentifikasi. "Untuk hari ini ada 16 mayat masuk," kata Zarkani, 32 tahun, penanggungjawab kamar jenazah RSU Cut Mutia, Lhokseumawe, Aceh Utara kepada detikcom, Selasa (28/12/2004).Zarkani mengaku kewalahan, karena petugas kamar mayat hanya 3 orang. "Jumlah ini jauh dari cukup. Tapi kami paham situasi ini, karena juga namanya musibah," katanya.Masalah lain yang dihadapi petugas mayat adalah, tak ada petugas mayat perempuan, sehingga sulit saat memandikan mayat perempuan. "Kita terpaksa bayar orang kampung untuk membantu mandikan mayat perempuan," imbuhnya.Dan dari pemantauan detikcom, tak semua mayat korban bencana alam ini bisa dibawa ke RSU Cut Mutia. Banyak yang langsung dikebumikan oleh keluarganya, setelah diambil dari masjid atau meunasah, tempat berkumpulkan mayat sementara.
(jon/)











































