Posko Bantuan Masyarakat Diajak Bekerjasama dengan Pemerintah
Selasa, 28 Des 2004 13:19 WIB
Jakarta - Kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) mengajak posko-posko bantuan untuk korban gempa dan tsunami Aceh yang didirikan masyarakat bekerjasama dengan pemerintah. Posko-posko bantuan ini diharapkan mengirimkan bantuannya lewat Posko Bantuan Menko Kesra di Lanud Halim Perdanakusuma, Posko Penanggulangan Bencana Depsos RI, Posko Departemen Perhubungan atau Posko Departemen Luar Negeri.Kerjasama ini dimaksudkan untuk mempermudah penyaluran bantuan agar bisa didistribusikan secara tepat. "Karena itu kita tawarkan kepada masyarakat yang membuat posko-posko untuk bekerjasama," kata Sekretaris Menko Kesra Sutejo Juwono di kantor Menko Kesra, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, (28/12/2004).Mengenai bantuan, Sutejo mengungkapkan, sejumlah negara saat ini sudah memberikan bantuannya kepada pemerintah Indonesia. Diantaranya dari pemerintah Malaysia, Australia, Cina dan PBB. Bantuan tersebut berupa tenaga review, obat-obatan, makanan, selimut dan sebagainya.Sementara dari dalam negeri, dijelaskan, siang ini Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso akan melepas 120 orang tenaga medis dan tenaga pelayanan kesehatan. Sedangkan dari Departemen Kesehatan akan memberangkatkan delapan orang rapid assigment untuk mengetahui lokasi-lokasi mana yang menjadi prioritas penyeluran bantuan.Dari Kantor Menko Kesra sendiri, akan mengirimkan 10 ribu ton obat-obatan, Rabu, besok, dan bantuan ambulan sebanyak 10 unit yang sudah disiagakan di posko-posko bantuan di Medan.Sementara itu, berdasarkan data terakhir yang dimiliki kementerian ini, korban tewas akibat gempa dan tsunami di Aceh mencapai 4.012 orang dan 434 dinyatakan hilang.
(umi/)











































