“Saya koreksi, saya bukan Gubernur, masih Plt. Tau enggak bapak ibu singkatannya apa? Jadi orang Tionghoa itu enggak bisa bilang huruf R, makanya plt itu adalah pembantu lumah tangga saja sebetulnya, tentu supaya Jakarta ini bisa beres,” kata Ahok.
Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan dalam acara safari Ramadan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2014). Menurutnya hal itu sensitif bagi partai yang mengusungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Aksa Mahmud menyebut Ahok sebagai gubernur. “Selamat datang kepada pak Gubernur. Saya gak sebut pak Plt lagi tapi pak gubernur. Karena rakyat Indonesia telah memberikan kepercayaan pada pak Jokowi untuk memimpin RI pada 2014-2019,” kata saudara ipar Jusuf Kalla itu.
(ros/rvk)











































