"KPU dan Bawalsu mengajak kita semua sama-sama mengawasi proses tahapan rekapitulasi berjenjang. Oleh karena itu, hendaknya kita mengawasi ini secara bersama-sama," ujar Muhammad dalam jumpa pers di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2014).
Pria yang mengenakan kemeja batuk berwarna cokelat ini juga mengatakan, KPU dan Bawaslu sepakat untuk menegakkan mekanisme keberatan di tempat kejadian saat itu juga. Sehingga, tidak terjadi pelimpahan kasus ke tingkat kecamatan.
Selain itu, sekali lagi Muhammad menegaskan posisi KPU dan Bawaslu dalam meneyelenggarakan pemilu ini adalah netral dan tanpa ada tekanan dari pihak-pihak tertentu.
"KPU dan Bawaslu kembali ingin meneguhkan dan menegaskan bahwa kami akan tetap netral, jujur, mandiri dan akuntabel. Penting untuk KPU dan Bawaslu menegaskan bahwa sampai dengan detik ini dan seterusnya kami tidak di bawah tekanan dari siapapun. Insya Allah kami akan tetap netral dan mandiri tanpa tekanan," tegasnya.
Muhammad juga memastikan pihaknya akan memberikan sanksi yang tegas terhadap segala bentuk pelanggaran semasa kampanye. Dia juga mengimbau masyarakat untuk memelihara ketertiban pasca pemungutan suara.
"KPU Bawaslu mengimbau menciptakan situasi dan kondisi yang teduh," tutup Muhammad.
(aws/rvk)











































