KPU: Penyelenggara dan Peserta Pilpres, Jangan Coba-coba Curang!

KPU: Penyelenggara dan Peserta Pilpres, Jangan Coba-coba Curang!

- detikNews
Kamis, 10 Jul 2014 13:35 WIB
KPU: Penyelenggara dan Peserta Pilpres, Jangan Coba-coba Curang!
Jakarta - Pilpres 2014 baru saja usai. Kini KPU tengah memasuki proses rekapitulasi suara yang diyakini sejumlah pihak sebagai masa rawan potensi kecurangan. Bagaimana KPU mengantisipasinya?

"KPU sudah membuat sistem proses perhitungan kabupaten kota. Semua dilakukan secara traparan. KPU juga sudah memerintahkan mengirim hasilnya secara scanning," tutur Komisioner KPU Arief Budiman di kantornya, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2014).

"Sehingga siapapun yang akan curang mudah ketahuan. Itu cara kami. Saya ingatkan ke penyelenggara dan peserta pemilu jangan coba-coba curang," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun tahapan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara, tanggal 10-12 Juli 2014 rekapitulasi di tingkat PPS, tanggal 13-15 Juli 2014 rekapitulasi di tingkat PPK, tanggal 16-17 Juli 2014 rekapitulasi di tingkat Kabupaten/Kota, tanggal 18-19 Juli 2014 rekapitulasi di tingkat provinsi dan tanggal 20-22 Juli 2014 rekapitulasi KPU tingkat nasional.

Menyoal dua pasang capres cawapres yang mengklaim kemenangannya berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), KPU hanya mengatakan pihaknya masih menghitung. Arief hanya meminta masing-masing tim pendukung bisa memelihara suasana kondusif sampai pengumuman resmi dikeluarkan pada 22 Juli.

"Otoritas yang kami punya memberitahu mereka proses ini masih terus berlangsung. Kami mengimbau suasana damai dan tenang ini tetap terjaga. Masing-masing mau euforia terhadap perolehan suaranya silakan saja. Tapi mohon kepada simpatisannya bisa dijaga untuk tidak menimbulkan potensi keributan," tutup Arief.

(aws/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads