Sebelum Pilpres digelar, beberapa lembaga survei ramai-ramai merilis hasil survei elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres. Hasilnya pun berbeda-beda, ada lembaga survei yang merilis elektabilitas Jokowi-JK tetap mengungguli Prabowo-Hatta. Namun ada juga lembaga survei yang merilis elektabilitas Prabowo-Hatta menyalip Jokowi-JK, bahkan dengan nilai interval yang cukup jauh.
Dalam catatan detikcom yang dikumpulkan, Kamis (10/7/2014), ada tiga lembaga survei yang sebelumnya merilis hasil survei elektabilitas dan melakukan quick count pada gelaran Pilpres kemarin, yakni SMRC, LSI Denny JA dan LSN. Berikut catatan perjalanan elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres di tiga lembaga survei :
1. Survei SMRC : Prabowo-Hatta 44,9%, Jokowi-JK 47,6%
|
|
Hasilnya sebanyak 44,9 persen responden menyatakan memilih pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sementara 47,6 persen responden mendukung duet Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla. Sisanya, 7,5% responden menyatakan tidak atau belum tahu, rahasia, atau tidak mau menjawab.
Survei dilakukan dengan melakukan wawancara tatap muka terhadap 2.350 WNI yang memiliki hak pilih, dan tinggal di Indonesia selama periode 30 Juni hingga 3 Juli 2014. Pengambilan sampel dilakukan secara random atau multistage random sampling.
Respond rate atau responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.997 atau 85%. Sebanyak 1.997 responden ini yang dianalisis. Margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut lebih kurang 2,2% pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling).
Hasil quick count yang dilakukan SMRC : Perolehan suara Prabowo-Hatta 47,09%, Jokowi-JK 52,91%
2. Survei LSI Denny JA : Prabowo-Hatta 44,2%, Jokowi-JK 47,8%
|
|
“Pascakampanye dan empat kali debat, untuk pertama kali ada selisih yang melebar antara dua pasangan. Dan untuk pertama kali, tren elektabilitas antara kedua capres justru berbalik,” ungkap Peneliti LSI Fitri Hari dalam jumpa pers ‘Kebangkitan di Minggu Terakhir Head to Head Jokowi-JK VS Prabowo-Hatta’ di Kantor LSI Jl Pemuda, Rawamangun, Jaktim, Senin (7/7/2014).
Dari survei tersebut pasangan Jokowi-JK meraih 47,80 persen, sedangkan Prabowo-Hatta 44,20 persen. Adapun yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 8,00 persen.
Metode survei ini menggunakan multistage random sampling dengan periode waktu 2-5 Juli 2014. Wawancara melalui tatap muka menggunakan kuesioner dan indepth interview dengan melibatkan 2.400 responden. adapun margin error sebesar 2,0 persen.
Sebelumnya Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dipimpin Denny JA juga merilis hasil survei pada Kamis (26/6/2014). Hasilnya, Jokowi-JK masih unggul namun ditempel semakin ketat oleh Prabowo-Hatta.
Survei digelar pada 1-9 Juni 2014 dengan metode multistage random sampling. Responden survei ini berjumlah 2.400 orang yang diwawancara secara tatap muka. Margin error survei ini 2 persen.
Hasilnya, Jokowi-JK memiliki elektabilitas 45%, unggul dari Prabowo-Hatta yang memiliki elektabilitas 38,7%.
Hasil quick count LSI Denny JA: Perolehan suara Prabowo-Hatta 46,7%, Jokowi-JK 53,3%
3. Survei LSN : Prabowo-Hatta 46,6%, Jokowi-JK 39,9%
|
|
"Jika Pilpres dilakukan saat survei digelar maka 46,6 persen responden memilih Prabowo-Hatta dan 39,9 persen memilih Jokowi-JK dan 13,5 persen belum memutuskan," kata Direktur Eksekutif LSN, Umar S Bakri, dalam jumpa pers paparan hasil survei di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (29/6/2014).
Survei itu dilaksanakan pada 23-26 Juni 2014 dengan melakukan wawancara terhadap 1.070 responden di seluruh Indonesia. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan tingkat margin error 3 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam surveinya, responden juga ditanya mengenai latar belakang capres/cawapres. Sebanyak 65 persen responden menyatakan setuju dengan kombinasi TNI-sipil sedangkan 30,5 persen menjawab tidak setuju. "Ada 5 persen yang tidak tahu," sebutnya.
Hasil quick count LSN: Perolehan suara Prabowo-Hatta 50,19%, Jokowi-JK 49,81%
Halaman 2 dari 4











































