Sejumlah lembaga survei ternama menempatkan Jokowi-JK sebagai pemenang Pilpres 2014 versi quick count. Namun kubu Prabowo-Hatta tak serta merta menerima. Untuk memastikan kemenangan, Tim Jokowi-JK mengumpulkan formulir C1 dari saksi TPS.
"Tim Kampanye Jokowi-JK meminta kepada seluruh saksi bersama relawan untuk mengumpulkan dokumen otentik C1," kata Juru Bicara Tim Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (10/7/2014).
Formulir C1 berisi data penting, yaitu jumlah pemilih yang terdaftar di TPS, surat suara yang dikirim ke TPS, jumlah surat suara yang baik dan rusak, surat suara yang digunakan, serta surat suara yang sah dan tidak sah. Nah, kecurangan biasanya terjadi dilakukan oknum dengan mengubah data dalam formulir C1 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang hasil akhir ditentukan oleh rekapitulasi manual yang dilakukan KPU. Meskipun demikian metode quick count dapatlah dipertanggungjawabkan karena margin of error-nya sangat kecil, yakni 1%," ujarnya.
Tercatat setidaknya ada lima lembaga survei yang mencatat hasil kemenangan Jokowi-JK di Pilpres 2014. Lembaga-lembaga itu adalah:
1. SMRC: Prabowo-Hatta 47,22%, Jokowi-JK 52,88%
2. RRI: Prabowo-Hatta 47,52%, Jokowi-JK 52,48%
3. Litbang Kompas: Prabowo-Hatta 47,88%, Jokowi-JK 52,12%
4. CSIS-Cyrus: Prabowo-Hatta 48%, Jokowi-JK 52%
5. Poltracking: Prabowo-Hatta 46,63%, Jokowi-JK 53,35
(trq/nrl)











































