"Masyarakat dapat menjadi tak percaya terhadap lembaga survei. Masyarakat akan bingung. Padahal mereka sudah merelakan waktu untuk menggunakan hak mereka, tapi kenapa giliran dihitung cepat hasilnya jadi beda," ujar Arie saat berbincang dengan detikcom, Rabu (9/7/2014) malam.
Sementara itu kepercayaan atau trust merupakan salah satu bentuk modal sosial yang dimiliki masyarakat. Ketika hasil quick count menjadi permainan di tingkat elite, hal ini akan memprovokasi masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adalah tugas para relawan yang menjadi saksi di tiap-tiap TPS untuk mengawal hasil pemungutan suara hingga ke KPU. Di sisi lain aparat juga harus kredibel dalam menjaga kondisi.
"Panwaslu dan Bawaslu harus pro-aktif dalam menyikapi temuan-temuan di lapangan, sementara itu media memiliki tugas untuk menjaga suasana agar kondusif bukannya memanas-manasi," pungkas Arie.
(bpn/ahy)










































