Ganjar: Track Record Lembaga Survei Harus Dibuka ke Publik

Ganjar: Track Record Lembaga Survei Harus Dibuka ke Publik

- detikNews
Kamis, 10 Jul 2014 05:16 WIB
Ganjar: Track Record Lembaga Survei Harus Dibuka ke Publik
Jakarta - Capres nomor urut 1 Prabowo Subianto menyindir adanya lembaga survei bayaran yang dapat dipesan untuk merilis hasil hitung cepat. Ketua Tim Relawan Jokowi-JK Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyarankan agar rekam jejak lembaga survei yang merilis hitung cepat untuk dibuka.

"Kalau Detikcom bisa membongkar, kan bisa saja membuka track record lembaga survei itu ke publik. Sehingga masyarakat tahu mana lembaga survei yang kredibel dan yang tidak. Track record lembaga survei harus diketahui publik," ujar Ganjar saat berbincang dengan detikcom, Kamis (10/7/2014).

Sebenarnya proses hitung cepat oleh lembaga survei sudah menjadi hal yang biasa dalam setiap pelaksanaan Pilpres. Hitung cepat atau quick count tersebut digunakan untuk memprediksi hasil penghitungan resmi oleh KPU.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena hasilnya biasanya tidak jauh beda antara quick count dengan real count. Kita mesti siap menang dan siap kalah. Tapi lembaga survei itu kan juga ada yang sudah terdaftar di KPU, jadi masyarakat juga harus bisa memilih mana yang benar-benar survei yang benar," imbuh Gubernur Jawa Tengah ini.

Ganjar juga menyoroti adanya lembaga survei yang memiliki masalah di masa lalu. Oleh karena itu dia meminta masyarakat untuk tidak terlalu meluapkan euforia berlebihan karena hasil quick count.



(bpn/ahy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads