Dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (9/7/2014), terdapat 516 surat suara yang dicoblos di TPSLN KBRI Canberra. Dari jumlah itu, 507 surat suara sah dan 9 surat suara tidak sah.
"Suara terbanyak diperoleh pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan 405 suara, sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 102 suara," demikian informasi dari kedubas RI di Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, persentase pemakaian surat suara di Canberra adalah yang tertinggi di Australia, yaitu sebesar 90,37%, disusul oleh Perth 64%, Melbourne 51%, Sydney 45% dan Darwin 42%. Angka ini masih belum termasuk jumlah suara yang dicoblos melalui pos dan drop box.
Terkait dengan hasil penghitungan surat suara yang dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Dubes RI Nadjib Riphat Kesoema berpesan bahwa siapapun yang memenangkan Pemilu Presiden 2014, seluruh masyarakat Indonesia seyogyanya dapat menerima dan mendukungnya sebagai pemimpin yang membawa bangsa
Indonesia ke arah yang lebih baik.
Penghitungan surat suara via pos di Canberra dijadwalkan tanggal 14 Juli 2014, dan rekapitulasi hasil penghitungan suara TPS dan pos akan disampaikan kepada KPU melalui Kelompok Kerja PPLN paling lambat tanggal 14 Juli 2014.
(mad/ahy)











































