Politikus PDIP: Kubu Prabowo-Hatta Harus Belajar dari Brazil

Politikus PDIP: Kubu Prabowo-Hatta Harus Belajar dari Brazil

- detikNews
Rabu, 09 Jul 2014 21:55 WIB
Politikus PDIP: Kubu Prabowo-Hatta Harus Belajar dari Brazil
Jakarta - Hasil quick count sejumlah lembaga survei ternama menempatkan Jokowi-JK sebagai pemenang Pilpres 2014. Namun kubu Prabowo-Hatta tak mengakui hasil tersebut dan berpegang pada survei sejumlah lembaga lain. Sikap tersebut disoroti kubu Jokowi-JK.

"Seโ€Žharusnya kubu Prabowo belajar dari Brazil, meskipun tuan rumah di Piala Dunia, tapi mengakui kekalahan dan bersikap legowo," kata politikus PDIP Charles Honoris kepada detikcom, Rabu (9/7/2014).

Menurut Charles, hasil survei yang memuat kemenangan Jokowi-JK, berasal dari lembaga yang selama ini dikenal kredibel. Lembaga-lembaga itu punya rekam jejak baik dan bisa dipercaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

โ€Ž"Hasil-hasil quick count dari berbagai lembaga yang kredibel dan punya rekam jejak menunjukkan bahwa Jokowi-JK menang 4-5%," ujar anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK wilayah DKI ini.

Caleg PDIP yang lolos ke DPR dari dapil DKI III ini menyangsikan hasil lembaga survei menempatkan Prabowo-Hatta sebagai pemenang. Dia mengingatkan kredibilitas lembaga-lembaga itu dipertaruhkan.

"Kubu Prabowo mengklaim kemenangan berdasarkan quick count lembaga internal. Saya harus ingatkan disini lembaga-lembaga survey yang membohongi publik atau membohongi klien nya mempertaruhkan kredibilitas dan nama baiknya," pungkasnya.

LSI, Indikator, SMRC, Cyrus Network dalam hasil quick count-nya menunjukkan pasangan Jokowi-JK sebagai pendulang suara tertinggi. Sedangkan, JSI dan Puskaptis mengeluarkan hitungan yang berbeda, yakni menetapkan pasangan Prabowo-Hatta sebagai pemenang Pilpres versi quick count.

(trq/bpn)


Berita Terkait