Pria yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah tersebut mengatakan dari pengalamannya dalam pemilihan Gubernur Jateng lalu perhitungan quick count tidak akan jauh berbeda dengan hasil akhir perhitungan KPU.
"Rata-rata quick count hasilnya sama. Berdasarkan pengalaman Pilgub tidak akan berubah jauh-jauh (dari perhitungan KPU)," kata Ganjar di Kantor DPD PDIP Jateng, Jalan Brigjen Sudiarto, Semarang, Rabu (9/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di beberapa daerah target 50 persen sampai 60 persen tercapai. Di Jawa Tengah 65 sampai 66 persen. Jadi yang bilang kandang banteng bobol itu salah," tegas Ganjar.
Terpisah, ketua DPC PDIP Kota Semarang, Hendrar Prihadi menambahkan, dari data internal partai, kemenangan Jokowi-JK di Semarang dari hasil quick count mencapai 67,89 persen.
"Tertinggi di Semarang Tengah 79 persen, Semarang Timur 77 persen, Semarang Barat 72 persen," kata pria yang menjabat sebagai Wali Kota Semarang itu.
Sementara itu untuk mengamankan suara, lanjut Ganjar, pihaknya akan mengumpulkan formulir C1 bahkan dengan sistem jemput bola. Hal itu untuk bekal jika nantinya perhitungan KPU selesai.
"Kumpulkan C1, kita responsif dan preventif meminta saksi mengumpulkannya di sini (kantor DPD PDIP Jateng). Teman-teman ini sudah catat, kalau belum ada ya kita jemput," katanya.
(alg/ndr)











































