Sebagian besar hasil survei sudah mengeluarkan hasil hitung cepat untuk Pilpres. Ada yang mengunggulkan Jokowi-JK. Ada pula yang menjagokan Prabowo-Hatta. Melihat hal itu, Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) punya pendapat tersendiri.
Hasil survei dirilis lembaga survei melalui banyak media baik televisi maupun online, termasuk di dalamnya stasiun televisi yang selama ini menjadi rekan koalisi masing-masing capres.
Di tiap televisi tersebut, hasil hitung cepat mengunggulkan capres yang didukung pemilik medianya. Hal ini pun akhirnya membuat Ahok geleng-geleng kepala dan memilih menunggu hasil akhir dari KPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia merasa hasil survei tersebut baru bisa dipercaya bila menghasilkan angka yang selisih antar lembaga surveinya beda tipis.
"Ya ini baru bisa disimpulkan kalau hasilnya nggak jauh beda," lanjutnya.
Meski memilih Prabowo, politisi Gerindra ini memprediksikan Jokowi yang akan menang pada Pilpres kali ini.
Hasil perhitungan nyata dari KPU baru akan keluar pada 22 Juli 2014 nanti.
(bil/aan)











































