Di Aceh BBM Kian Langka

Di Aceh BBM Kian Langka

- detikNews
Selasa, 28 Des 2004 08:53 WIB
Lhokseumawe - Pasca gempa dan gelombang tsunami yang menghantam wilayah Nangroe Aceh Darussalam dilaporkan terjadi kesulitan distribusi BBM. Hal ini diakibatkan rusaknya depo di sejumlah kabupaten, termasuk di Banda Aceh dan Aceh Barat. Karena itu, untuk memasok BBM ke Banda Aceh dan sekitarnya, digunakan jalur darat melalui Lhokseumawe Kabupaten Aceh Utara. Demikian dijelaskan Wakil Kepala Operasi Depot Pertamina Unit Pemasaran I Ayub Pribadi saat dijumpai wartawan di depo Lhokseumawe, Jalan Samudra, Lhokseumawe, Selasa (28/12/2004).Ayub menjelaskan bahwa sejumlah pasokan BBM terpaksa dikirim ke Banda Aceh melalui jalur darat. Termasuk dari Medan, Sumatra Utara. Sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 30/12/2004 akan diberangkatkan kapal tanker bermuatan BBM yang semula akan dibongkar di Krueng Raya, Banda Aceh. Karena sejumlah depo mengalami kerusakan, maka jalur distribusi dilakukan melalui Lhokseumawe untuk kemudian disalurkan melalui jalur darat. Sementara di Lhokseumawe dilaporkan tidak ada gangguan distribusi BBM. Kebutuhan BBM di Lhokseumawe sudaj terpenuhi. Bahkan Depot pertamina di sana kemarin malam sudah mengirimkan BBM ke Banda Aceh. "Di Lhokseumawe, kebutuhan tetap terpenuhi. Bahkan tadi malam kita sudah mengirim bantuan BBM ke Banda Aceh, yakni 62 kiloliter premium, 60 kiloliter solar dan 16 kiloliter minyak tanah," ujar Ayub. Bahkan stok kebutuhan BBM di Lhokseumawe sudah tercukupi. Karena esok hari,Rabu (29/12/2004) sekitar pukul 03.00 WIB akan tiba kapal tanker yang membawa BBM sebanyak 1000 kl premium dan 1000 kl solar. Selama beberapa hari di Lhokseumawe, memang terjadi antrian di salah satu SPBU Lhokseumawe, di Kutabalang. Hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah pengendara mobil yang masuk ke Lhokseumawe. SPBU di Cunda terpaksa ditutup karena terendam air. Sedangkan SPBU Los Kalla dan Palda tutup seperti biasanya pada pukul 20.00 WIB. Sehingga sejumlah pengemudi memanfaatkan jasa pedagang premium eceran seharga Rp 3000 per liter. (dni/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads