"Quick count mengambil sampel 4.000 TPS, data masuk 81,3 persen. Stabilitas suara sudah stabil, tidak akan ada perubahan yang berarti," kata peneliti SMRC, Djayadi Hanan, dalam konferensi pers di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (9/7/2014).
SMRC mengambil kesimpulan Jokowi-JK memenangkan Pilpres 2014. Sebab selisih perolehan suaranya cukup signifikan.
"Kami SMRC menyatakan pasangan Prabowo-Hatta meraih 47,2 persen dan Jokowi-JK meraih 52,8 persen. Pasangan Jokowi-JK memenangkan pemilihan presiden," tegas Djayadi.
Quick count SMRC ini memiliki margin of error 0,68%.
(van/nrl)











































