TPS-TPS Unik di Yogya, dari Seragam Prajurit Keraton hingga Piala Dunia

TPS-TPS Unik di Yogya, dari Seragam Prajurit Keraton hingga Piala Dunia

- detikNews
Rabu, 09 Jul 2014 12:41 WIB
TPS-TPS Unik di Yogya, dari Seragam Prajurit Keraton hingga Piala Dunia
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Yogyakarta - Berbagai hal yang unik mewarnai pemilihan presiden di Yogyakarta. Warga masyarakat mengekspresikan pesta demokrasi lima tahun sekali ini dengan berbagai cara.

Salah satunya adalah petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan pakaian seragam ala prajurit Keraton Yogyakarta. Hal itu terlihat di TPS 15 RW 09 kelurahan Terbang, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Para petugas TPS mengenakan seragam prajurit Bregada Purbonegoro nama seorang tokoh yang diabadikan menjadi nama salah satu kampung Purbonegaran di Gondokusuman. Sebelum pencoblosan dimulai para petugas datang dikawal prajurit yang membawa tombak dan alat musik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat bertugas semua petugas mengenakan pakaian prajurit keraton kecuali saksi dan Pengaman Linmas.

"Ini peristiwa menarik dan menyenangkan. Kebetulan saya terdaftar TPS di sini," ungkap Arief Budi Santoso, pimpinan Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta kepada wartawan seusai mencoblos di TPS 15.

Sementara itu TPS unik lainnya ada di TPS 5 kampung Ponggalan, Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta. TPS yang menggunakan gedung pertemuan Pantri Wredha itu disulap menjadi ajang perhelatan Piala Dunia 2014.

Petugas mengenakan seragam tim-tim peserta Piala Dunia diantaranya Brasil, Jerman, Argentina, Inggris, Italia dan lain-lain. Di depan petugas KPPS ada replika piala dunia, bendera kecil negara-negara peserta. Kotak suara berada di bawah tiang gawang lengkap dengan rajut jala. Di depan kota suara juga terdapat alas warna biru berbentuk lapangan bola dan lima buah bola.

"Saat pileg kemarin, petugas KPPS mengenakan pakaian wayang orang. Sekarang karena baru berlangsung piala dunia kita memakai seragam sepak bola," kata Ketua KPPS Agus Saputro.

Menurut dia pada pagi hari sejak TPS dibuka hingga pukul 09.00 WIB, belum banyak warga yang datang. Namun setelah pukul 09.30 WIB warga mulai berdatangan secara bersama-sama untuk memilih.

"Total ada 411 pemilih yang terdaftar di DPT. Pemilih laki-laki ada 199 orang, pemilih perempuan ada 212 orang," kata Agus.

(bgs/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini