"Ada 2.914 warga binaan yang mempunyai hak pilih di sini," kata Kasie Registrasi Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (9/7/2014).
Menurut Heri, pada pilres kali ini antusiasme masyarakat lebih tinggi dibanding Pileg. Meski tak ada sosialisasi, namun semua penghuni mengetahui hanya ada dua calon Prabowo-Hatta atau Jokowi-JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heri menerangkan, pemilih di Lapas masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT), sementara sisanya masuk dalam daftar pemilih khusus tambahan (DPKTb) dengan diberikan surat domisili.
"Kita akomodir dengan surat keterangan domisili untuk menggantikan identitas kependudukan," ucap Heri.
Pantauan di lokasi, ada 10 TPS yang disediakan bagi 2.914 warga binaan yang mayoritas terjerat kasus narkoba. Antusiasme tampak dari mulai padatnya antrian pendaftaran hingga antrian untuk mencoblos. Tampak saksi, pengawas dan polisi mengawal jalannya pencoblosan.
(bal/ndr)











































