Pengamanan dalam rangka Pilpres 9 Juli 2014 diperketat, termasuk pada 2 pasangan kontestan. Ada 95 polisi yang menjaga masing-masing capres dan cawapres.
"Kondisi saat ini pengamanan capres dan cawapres, 95 personel. Masing-masing 95 personel, melekat. Dari Brimob, Kesehatan, Sabhara ada fungsi ajudan, pengamanan pribadi, termasuk protokol, kalau ada yang diperlukan. Sekarang masih melekat," kata Kapolri Jenderal Pol Sutarman.
Hal itu disampaikan Kapolri di TPS 13, Kompleks Rivertown, Lambang Jaya, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/7/2014). Personel melekat pengawal capres-cawapres itu dihadirkan sesuai situasi keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya soal kerawanan, Kapolri yakin bahwa masyarakat sudah memahami betul bahwa Pilpres ini adalah pesta demokrasi.
"Pesta rakyat 5 tahun sekali, tidak perlu benturan, damai, kita bekrja sama dengan aparat yang ada. Dari 2 TPS yang kita lihat, tidak ada persoalan, masyarakat antusias memilih, sampai saat ini sudah 20 persen (masyarakat yang memilih)," tuturnya.
(nwk/nrl)











































