Rapat Paripurna Membahas RUU MD3 Alot, Rieke Diah Walk Out

Adu Kuat Sebelum Pilpres

Rapat Paripurna Membahas RUU MD3 Alot, Rieke Diah Walk Out

- detikNews
Selasa, 08 Jul 2014 16:33 WIB
Rapat Paripurna Membahas RUU MD3 Alot, Rieke Diah Walk Out
Jakarta - Rapat paripurna pembahasan Revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, DPD (UU MD3) berjalan alot. Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat saling beradu argumen.

Rieke Diah Pitaloka mewakili Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk menyampaikan pendapat. Menurut Rieke RUU MD3 adalah potret buram. Pasalnya, demokrasi yang seharusnya dipegang rakyat namun saat ini dijadikan kepentingan politik sejumlah pihak.

Hal ini mengecewakan karena revisi UU MD3 dilakukan saat Indonesia tengah disorot media internasional terkait pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden.

"Bagi saya ini adalah potret buram. Itu kenapa pakai ada yang nyetel musik segala. Saya minta dihargai. Visi misi ini menciderai demokrasi. Demokrasi ini di tangan rakyat, menjadikan representasi, kepercayaan rakyat. Bagi saya ini kepentingan politik pragmatis soal RUU MD 3 hanya mengkhususkan pimpinan dewan. DPR kita akan menjadi ambisi kekuasaan. Saya harap pembahasan ini bisa ditunda," kata Rieke di ruang Sidang Paripurna, Nusantara II, Selasa (8/7/2014).

Namun saat menyampaikan pendapat tersebut, Rieke justru disoraki oleh sejumlah anggota DPR yang mendukung revisi UU MD3. Mendapat respon sorakan, Rieke pun menegaskan kalau dirinya punya hak untuk berbicara.

"Saya punya hak berbicara, saya punya hak," kata Rieke. Sebelumnya perlakuan yang sama juga dialami oleh rekan satu partai Rieke, Eva Kusuma Sundari.

Merasa tidak cocok dengan suasana sidang, Rieke pun melakukan aksi walk out. "Walk out gue," ujar Rieke saat keluar dari ruang Sidang Paripurna, DPR, Senayan.

Hingga kini rapat paripurna membahas RUU MD3 masih terus berlangsung. Setiap anggota fraksi diperkenankan untuk menyampaikan pendapat.

(hat/erd)


Berita Terkait