"Hari ini (Senin) terjadi penguatan rupiah dan penguatan indeks saham. IHSG nyaris sentuh 5000," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/7/2014).
Menurut Hasto, pelaku pasar mencatat fenomena yang terjadi di masyarakat dalam masa Pilpres. Konser Salam 2 Jari pada 5 Juli lalu dianggap Hasto sebagai bukti dukungan besar terhadap Jokowi-JK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dukungan spontan ini yang jadi sinyal positif pasangan Jokowi-JK terhadap pasar. "Pasar tergerakkan dan memberikan signal penguatan," ungkapnya.
Karena itu dia mengganggap dukungan pasar terhadap Jokowi-JK hal alamiah. Dia juga meyakini Pemilu akan berjalan damai. "Sebab semua pendukung Jokowi taat pada hukum dan kebenaran," katanya.
Pelaku pasar modal sudah sejak awal merespons positif Jokowi. Pertama kali IHSG terbang tinggi adalah saat Jokowi menyatakan akan maju menjadi calon presiden pada Jumat 14 Maret 2014. Saat itu IHSG terbang hingga 3% dan merupakan lonjakan tertingginya tahun ini.
Kemarin (7/7) IHSG bisa melonjak hingga lebih dari 60 poin. Dana asing yang masuk sudah lebih dari Rp 500 miliar, dan dolar AS ditekan hingga di kisaran Rp 11.700 per dolar AS.
"Kalau Jokowi menang, IHSG bisa 5.200-5.300 tapi ke depan tergantung kabinetnya dan siapa menteri-menterinya, itu akan mempengaruhi pergerakan IHSG," kata Kepala Riset Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa.
(fdn/fdn)











































