SBY dan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Hormati Putusan Pilpres 1 Putaran

SBY dan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Hormati Putusan Pilpres 1 Putaran

- detikNews
Senin, 07 Jul 2014 19:35 WIB
SBY dan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Hormati Putusan Pilpres 1 Putaran
Jakarta - Sore ini para pimpinan lembaga tinggi negara mengadakan rapat di Gedung MPR/DPR untuk membahas Pilpres 2014. Rapat tersebut membahas beberapa pokok penting, salah satunya ialah kesepakatan untuk menjalankan Pilpres 1 putaran sesuai dengan putusan MK.

Para pimpinan lembaga tinggi negara menggelar konferensi pers di Nusantara IV, Gedung MPR/DPR, Senin (7/7/2014). Hadir dalam konferensi pers tersebut ialah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wapres Boediono, Ketua MPR Sidharto Danusubroto, Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman.

Ada juga Ketua MK Hamdan Zoelva, Ketua MA Hatta Ali, Ketua KY Suparman Marzuki, Ketua BPK Rizal Djalil, Kapolri Jenderal Sutarman dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua MPR Sidarto Danusubroto membacakan pokok bahasan dalam pertemuan itu. Salah satunya ialah tentang kesepakatan pelaksanaan Pilpres 1 putaran.

"Presiden dan pimpinan lembaga tinggi negara menghargai putusan MK mengenai Pilpres satu putaran untuk mengisi kekosongan hukum dengan mempertimbangkan efektifitas dan efisiensi dalam pelaksanaannya," kata Sidarto.

Selain itu, para pimpinan lembaga negara juga mengimbau agar masyarakat menggunakan hak pilihnya. Masyarakat juga diminta mengawasi pelaksanaannya.

"Mengimbau warga seluruh tanah air mensukseskan pelaksanaan Pilpres dengan berpartisipasi hadir di TPS memilih secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta turut serta mengawasi pelaksanaannya," ujarnya.

Tak lupa, para pimpinan lembaga negara juga mengingatkan agar netralitas aparat negara dijaga.

"Negralitas PNS, TNI, dan Polri faktor penting untuk dilaksanakan dalam menjalankan tugas pengamanan agar tahapan Pilpres dapat berjalan dengan aman, damai dan lancar tanpa hambatan," tegas Sidarto.

(imk/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini