Korban Tewas Versi Depkes Bertambah Jadi 4.725 Orang
Senin, 27 Des 2004 18:33 WIB
Jakarta - Data terakhir Departeman Kesehatan menunjukkan 4.725 orang tewas akibat gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara. Sebanyak 602 orang luka-luka dan 15 ribu orang mengungsi."Jumlahnya nambah menjadi 4.725 jiwa yang meninggal. Sebelumnya 4.448 jiwa pukul 11.00 WIB," kata Ketua Tim Penanggulangan Masalah Kesehatan dan Bencana Alam Depertemen Kesehatan Naydial Roesdal sambil menujukkan data, usai rapat tim koordinasi penanggulangan masalah kesehatan bencana alam di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara Departemen Kesehatan di Departemen Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (27/12/2004).Dijelaskan dia, ada sebanyak 4.725 jiwa korban yang meninggal. Rinciannya korban tewas di NAD, yakni kota Banda Aceh 3.000 orang, Krueng Mane 117 orang, Aceh Timur ada 35 orang diantaranya 30 jenazah ditemukan dan 5 lainnya hilang. Selanjutnya, di Lhokseumawe ada 157 orang. Rinciannya, 66 ditemukan dan 89 hilang. Kabupaten Bireuen 191 orang, Kabupaten Pidie ada 167 orang. Kabupaten Aceh Utara ada 927 orang. Sedangkan di provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Nias tepatnya di tiga desa yakni Desa Sirombu, Desa Lasaratonga dan Desa Cibarisi ada 122 orang.Pantai Cermin tepatnya di Kabupaten Serdang Bedagai ada 8 orang meninggal, 3 jenazah ditemukan dan 5 hilang. Kabupaten Tapanuli Tengah, Sibolga ada 1 orang meninggal.Menurut dia, korban yang mengalami luka-luka dan dirawat sebanyak 602 jiwa. Rinciannya, RSUD Cut Mutia Lhokseumawe ada 95 orang. RS PMI Lhokseumawe ada 157 orang. RSUD Bireuen ada 296 orang, diantaranya rujukan 60 orang, rawat inap 46 orang dan rawat jalan 190 orang. RSU Langsa ada 51 korban. RSU Melati Perbaungan ada 2 orang dan RSU Lubuk Pakam ada 1 orang."Jumlah pengungsi sebanyak 15 ribu orang. Mereka ditampung di tenda darurat yang disiapkan Pemda setempat," ujarnya."Besok pagi, akan dikirimkan 44 dokter spesialis dan 7 surveilance pada pukul 06.00 WIB dengan pesawat hercules ke NAD dan Sumut," lanjutnya.Lebih lanjut, dia mengatakan pada Senin (27/12/2004) pukul 12.00 WIB telah dikirimkan bantuan berupa obat-obatan kurang lebih 4,1 ton, makanan pendamping ASI 6,3 ton, kantong jenazah 519 buah. Bantuan dikirim dengan pesawat hercules.
(aan/)











































