Demikian hasil riset lembaga pemantau media sosial, Awesometrics. Hal ini disampaikan Marketing Communication Awesometrics, Yustina Tantri, dalam siaran pers, Senin (7/7/2014).
Sebenarnya banyak di antara 'aktivis' media sosial yang secara mandiri mengingatkan dan mem-posting gambar bertuliskan "6-8 Juli 2014 MINGGU TENANG #StopKampany #StopPostingSatuJariDuaJari HargaiRuangPublik" di akun Twitter dan Path.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya masyarakat, beberapa seleb seperti @deelestari dan @kemalpalevi turut mengomentari minggu tenang dalam akun twitter mereka. Namun di media sosial memang tak pernah mengenal masa tenang.
Hanya dalam 2 hari sejak Minggu (6/7) hingga Senin (7/7) pukul 11.00 WIB, Awesometrics menemukan 6.650 tweet yang memuat 'minggu tenang'. Puncaknya terjadi pada Senin (7/7) pukul 10.00 WIB dengan jumlah 937 percakapan dan diperkirakan akan terus meningkat hingga hari pencoblosan.
Saat dikonfirmasi detikcom Senin (7/7) soal situasi di media sosial, Komisioner Bawaslu Daniel Zuchron mengatakan "Ya karena sejak awal kita tidak membangun sistem di media sosial, tidak masuk ke sana," ujarnya.
Lalu apakah 'perang' yang berlanjut di media sosial bakal mempengaruhi hasil 9 Juli nanti?
(van/nrl)











































