Menurut Kepala Satpol PP Jakbar, Kadiman Sitinjak penertiban dilkukan sejak Sabtu (5/7) malam. Untuk menertibkan spanduk sebanyak 200 personel.
"Hampir seluruh jalan protokol kami pastikan sudah bersih dari atribut-atribut kampanye. Untuk di jalan-jalan wilayah masih terus kami telusuri, memang belum bersih sepenuhnya," tutur Kadiman kepada wartawan, Senin (7/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak dimulainya masa tenang, terhitung pukul 00.00 WIB, Sabtu (5/7) ratusan petugas menyisiri sejumlah jalan protokol meliputi Jalan S. Parman, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Panjang dan Jalan Daan Mogot. Pun jalan-jalan lingkungan di delapan kecamatan di Jakarta Barat tak luput dari perhatian," jelasnya.
Penertiban atribut kampanye turut dilakukan bersama-sama dengan Panwaslu Jakarta Barat, KPUD Jakarta Barat dan perwakilan dari Pemerintah Kota Jakarta Barat. Untuk penertiban baliho petugas dari Suku Dinas Pemadam Kebarakan Jakarta Barat pun turut dikerahkan.
"Kalau masih ada atribut di wilayahnya, apalagi atribut kampanye berskala kecil seperti poster atau stiker, masyarakat baiknya ya langsung bersihkan saja," imbuhnya.
Dari pemantauan, beberapa ruas jalan lingkungan seperti di Jalan Lapangan Bola, Kebon Jeruk, masih terlihat beberapa atribut kampanye. Namun untuk kawasan Palmerah tidak terlihat adanya atribut kampanye pilpres kedua calon.
(spt/ndr)











































