Ahok: Kita Mau Pecatin Oknum Pejabat yang Terbukti Bermain di Rusun

Hari ke-630 Jokowi-Ahok

Ahok: Kita Mau Pecatin Oknum Pejabat yang Terbukti Bermain di Rusun

- detikNews
Senin, 07 Jul 2014 14:58 WIB
Ahok: Kita Mau Pecatin Oknum Pejabat yang Terbukti Bermain di Rusun
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah mengantongi identitas oknum-oknum yang ikut dalam permainan di rumah susun. Politisi Gerindra ini siap memberi sanksi tegas kepada oknum yang diduga pejabat di Dinas Perumahan DKI Jakarta tersebut.

"Soal perumahan temuan KPK juga sudah terbukti tahun 2013 banyak permainan di rusun. Kita mau pecatin saja itu," kata Ahok di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senun (7/7/2014).

Ketika ditanya nama dan jabatan oknum dimaksud, Ahok mengaku tidak hapal. "Yang jelas, ada yg kena, ada yg harus dipecat atau turun angkat, jumlahnya ada 2-3 orang," ujar Ahok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahok menuturkan, sanksi pencopotan sudah dibahas dalam Rapim hari ini. Sementar soal temuan BPK tentang adanya pelaksaan kampung deret untuk penataan kampung kumuh tak optimal, Ahok mengaku tak ada masalah.

"Menurut saya itu nggak ada yang masalah itu hanya belum dipakai saja duitnya. Kalau soal yang tinggal di tanah negara, kita tinggal resmikan saja nanti kayak yang Rusun Petogogan," papar Ahok.

BPK dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan DKI tahun 2013 menyatakan ada lebih dari 80 temuan yang berindikasi kerugian daerah, di antaranya soal kampung deret. BPK mencatat sebanyak 90 rumah penerima bantuan penataan kampung didirikan di atas lahan dengan peruntukan drainase tata air dan jalan. Kemudian, dari target Rp 214 miliar yang terealisasi untuk pemataan kampung deret hanya Rp 75 miliar.









(ros/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads