"Itu perkara maintenance. Mau tahu gimana cara supaya perbaiki maintenance? naikin tarifnya," ujar DIrut PT KAI Ignasus Jonan di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Senin (7/7/2014).
"Lalu kenapa nggak dinaikin saja tarifnya pak," tanya wartawan.
"Kamu demo saya dulu kalau mau dinaikin," jawab Jonan sembari tersenyum.
Jonan mengatakan jumlah keterlambatan tidak lebih dari lima persen total perjalanan. "Gini perjalanan KRL itu sehari ada 800 perjalanan. Kalau yang telat nggak mungkin lebih dari lima persen," ujar Jonan.
Menurut Jonan, setiap harinya memang selalu ada kereta yang terlambat. Namun jumlahnya, dia pastikan tidak banyak. "Kalau banyak telat kan nggak mungkin. Satu dua pasti, dari 800," ujar Jonan.
(fjp/ndr)











































