300 Korban Gempa dan Tsunami Lhokseumawe Dirawat di RS

300 Korban Gempa dan Tsunami Lhokseumawe Dirawat di RS

- detikNews
Senin, 27 Des 2004 17:50 WIB
Lhokseumawe - Jumlah korban tewas dan luka akibat gempa dan gelombang Tsunami di Lhokseumawe, Aceh masih simpang siur. Data PMI (Palang Merah Indonesia), 130 orang tewas dan 300 orang luka dirawat di RS Cut Meutia. Data ini didapatkan detikcom dari Posko PMI yang berada di lapangan Hiraq di Jl. Mayjen Nyak Adam Kamil, Senin (27/12/2004). Korban tewas versi PMI ini lebih sedikit dibanding versi Depsos. Dari data Depsos, korban tewas di Lhokseumawe sebanyak 157 orang. Namun, mengenai korban luka yang dirawat terus bertambah menjadi 300 orang. "Data ini kami dapatkan dari RS Cut Meutia, tapi sifatnya masih data sementara," kata Sekretaris PMI Lhokseumawe, Azhar. Menurut Azhar, pihaknya baru bisa memastikan data terakhir sekitar pukul 20.00 WIB malam ini. "Saat ini jumlah korban yang ditemukan atau diketahui cidera masih terus bertambah. Mungkin data valid barus bisa diketahui malam nanti," ungkapnya. Sementara itu, sekitar 909 jiwa atau 191 kepala keluarga (KK) mengungsi di Lapangan Hiraq. Di kamp pengungsian ini, didirikan belasan tenda TNI. Selain itu, juga didirikan posko kesehatan dan dapur umum untuk kebutuhan para pengungsi. Para pengungsi ini berasal dari tiga kecamatan yang terkena musibah Tsunami, yaitu Muara Dua, Banda Sakti, dan Blang Mangad. Sementara itu, korban luka paling banyak berasal dari Banda Sakti dan korban tewas paling banyak dari Blang Mangad. Menurut Azhar, kebutuhan pangan di kamp pengungsian ini sudah relatif mencukupi, meski masih perlu bantuan makanan lebih banyak lagi. Di posko PMI ini, sudah terlihat berbagai sumbangan dari masyarakat setempat, seperti mie instan, pakaian bekas, dan lain-lain. Di kamp pengungsian ini, sejumlah anggota TNI berjaga-jaga dengan senjata lengkap. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads