Kepala Depo BBM dan 11 Keluarga Hilang di Krueng Raya
Senin, 27 Des 2004 17:46 WIB
Jakarta - Gempa dan gelombang tsunami menjadi malapetaka bagi penghuni depo BBM di Krueng Raya, Pelabuhan Mahalayati, Aceh Besar. Sedikitnya 11 keluarga termasuk kepala depo BBM hilang tersapu air bah. "Kondisi di depo BBM Krueng Raya, Aceh Besar parah. Rumah kepala dinas hancur, kantor dan depo juga hancur, 1 tangki premium dan 2 tangki solar hanyut. Sedikitnya 11 keluarga termasuk kepala depo hilang," kata Wakil Direktur Pertamina Mustiko Saleh dalam jumpa pers di kantor Departemen ESDM, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (27/12/2004).Namun demikian, kondisi kantor pertamina di Banda Aceh tak mengalami kerusakan. Sementara untuk pasokan BBM ke wilayah Aceh akan dilakukan melalui jalan darat dengan menggunakan mobil tangki pertamina, hal ini karena pasokan dari laut sulit karena ada kekawatiran tsunami kembali. Sementara itu, untuk persediaan BBM seperti premium dan solar, untuk wilayah Sabang, persediaan cukup untuk 21 hari dan solar 25, 7 hari. Di Krueng premium tersedia untuk 2,6 hari, kerosin 18,4 hari, solar 8,6 hari. Meulaboh persediaan premium 8,5 hari, kerosin 15.1, solar 8,3 hari. Jumlah kerugian akibat bencana ini belum diketahui secara pasti. Dan sekarang ini pertamina telah mengirimkan tim untuk ikut membantu melakukan evakuasi dan memastikan pasokan BBM di sana.
(jon/)











































