Abdul Hamid (74) adalah orang pertama yang mengangkat bayi yang dikubur hidup-hidup di Simalungun, Sumatera Utara. Ia jelas terkejut karena meski bayi masih hidup, kondisinya sangat mengenaskan.
"Ia (bayi) kondisi menangis dan gemetaran saat diangkat. Mungkin karena kedinginan," kata Abdul Hamid kepada detikcom di Dusun Kahean I, Desa Kahean, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Senin (7/7/2014).
Bayi perempuan itu ditemukan warga setempat, Umian Izrail (34), di dekat ladangnya sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (6/7) kemarin. Kemudian, ia memberitahukan ke Abdul Hamid. Saat itu juga bayi diangkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, bayi dibawa ke bidan desa setempat. Untuk perawatan lebih lanjut, bayi yang diperkirakan berusia 3 hari itu dilarikan ke RS Mina Padi Simalungun. Saat ini, kondisinya sudah membaik.
Polisi masih menyelidiki kasus ini. Beberapa saksi telah diperiksa. Mereka menduga kuat bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap.
(try/nrl)











































