"Pak Prabowo tidak pernah menampar saya, memaki saya, maupun, memarahi saya sedikit pun," bantah Dhani ketika ditemui di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jaksel, Sabtu (5/7/2014) malam.
Dhani menggangap dirinya perlu memberikan klarifikasi terkait kabar yang beredar dan terkesan menyudutkan dirinya. Menurut dia, isu yang selama ini bergulir terkait kostum Nazi dan penamparan adalah untuk menyasar capres nomor satu tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Dhani memberikan kritik pedas terhadap media yang menyajikan pemberitaan tanpa melalui verifikasi. Dia mencontohkan media online yang membuat pemberitaan berdasarkan akun anonim di jejaring sosial. Akun tersebut mengatasnamakan Fadli Zon dan Mahfud MD.
"Kenapa, kok, akun palsu dijadikan sumber. Saya cukup menyayangkan beberapa media online yang cukup terkenal melakukan hal seperti ini. Hal keji, menurut saya hal keji karena membuat narasumber sendiri, memberitakan, me-twit sendiri dari narasumber yang dibuat sendiri untuk pemberitaan," kritik suami Mulan Jameela ini.
Sayangnya, dari akun palsu tersebut dibuat jadi berita dan menjadi pembunuhan karakter. "Saya sih nggak apa-apa karena saya sudah sering dibunuh karakternya. Cuma saya sayangkan kenapa pers Indonesia menjadi seprti ini. Karena percuma membunuh karakter saya karena nggak kena," pungkasnya.
(pus/ahy)











































