terlibat bentrokan, Sabtu malam, sekitar pukul 23.30 WITA. Akibatnya satu pemuda yang bernama Asbar (18 tahun) terkena anak panah di betisnya.
Menurut saksi bernama Zainuddin (21 tahun), saat itu mereka sedang nongkrong di jalan Manuruki Raya, tiba-tiba diserang oleh sekitar 20 pemuda yang diketahui dari Manuruki Dalam atau dari kelompok Mamoa. Kelompok tersebut menyerang dengan batu dan anak panah.
Karena tidak terima diserang akhirnya kelompok pemuda dari jalan Manuruki Raya juga melakukan perlawanan hingga terjadi aksi bentrokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dilakukan penyisiran di sekitar TKP, polisi menemukan 13 anak panah dan ketapel busurnya. Namun, tidak ada pelaku tawuran yang berhasil diamankan.
(mna/rna)











































