"Meman betul dia tidak naik kelas. Karena dia nggak disiplin," ujar Luhut ketika ditemui di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/7/2014).
Luhut yang merupakan purnawirawan jenderal bintang empat ini pernah bekerja bersama Prabowo di TNI AD. Luhut adalah komandan Satuan Penanggulangan Teror (Gultor) yang pertama dan kala itu yang menjadi wakil komandan adalah Prabowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hermawan menyebut Prabowo tidak naik kelas di Akabri karena ketahuan ke Jakarta untuk menemui Titiek Soeharto. Sepulang dari Jakarta itu, Prabowo diberi sanksi oleh Gubernur Akabri Jenderal Sarwo Edhie Wibowo yang juga ayah Ani Yudhoyono. Nah saat itu, dikisahkan Hermawan, Prabowo bersama sejumlah rekan lain menggebuki SBY karena marah ada yang melaporkan tindakan itu.
Mengenai pernyataan Hermawan bahwa Prabowo pernah memukuli SBY, Luhut mengaku tidak mengetahuinya. "Saya tidak tahu kalau soal itu," kata Luhut.
(spt/fjr)











































