"Saya tidak pernah mendengar kabar itu. Dari dulu nggak ada kabar itu," kata Hendropriyono saat ditemui di kantor PKPI, Jl Diponegoro, Menteng, Jakpus, Sabtu (5/7/2014).
Hendro mengatakan, dalam perkumpulan-perkumpulan para alumni Akmil juga tidak pernah berhembus kabar demikian. Bahkan, dia sempat melempar candaan soal kabar pertikaian Prabowo dan SBY.
"Kalau memang benar berantem kan saya juga pengen nonton," tutur Hendro sambil tertawa.
Senada dengan Hendropriyono, Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan juga mengaku tak pernah mendengar kabar Prabowo yang menghajar SBY. Soal Prabowo yang lulus belakangan, menurut Luhut karena pelanggaran disiplin.
"Kalau taruna nggak naik pangkat itu karena ada pelanggaran disiplin," tegasnya.
(kha/trq)











































