"Beliau punya misi revolusi mental. Di negara manapun, kalau moral bangsanya tidak baik mesti rusak negaranya. Bukan krisis ekonomi tapi mentalnya, harus diubah mentalnya," kata KH Nuril Huda sebagai penasehat Gerakan Nusantara Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Gatra Aswaja).
Nuril menyampaikan hal ini di rumah pemenangan Tim Jokowi-JK, Jl Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2014). Ia juga membawa teori sosiologi dari Ibnu khaldun tentang revolusi mental.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian. Nuril menyinggung kereligiusan bangsa Indonesia yang dirasakannya sangat kental pada masa-masa sebelumnya. Hal ini menurutnya terjadi karena negara konsentrasi pada ekonomi, bukan moral bangsa.
"Bangsa tidak akan baik sekalipun makmur dalam ekonomi. Moral masalahnya, di negeri kita yang krisis bukan ekonomi tapi moral bangsa," ujar Nuril.
"Oleh karena itu, Jokowi punya revolusi mental sangat baik sekali. Jokowi adalah salah satu capres yang memperhatikan moral bangsa. Dalam Islam, moral bangsa di atas segala-galanya, di Alquran yang penting takwa kepada Allah, hubungan dengan Allah baik, dengan manusia baik, ini yang kita ingin bina dalam 5 tahun ini," tambahnya.
(vid/aan)











































