Alasan PPATK Minta Singapura Segera Tarik SGD 10.000: Favorit Koruptor RI

Alasan PPATK Minta Singapura Segera Tarik SGD 10.000: Favorit Koruptor RI

- detikNews
Sabtu, 05 Jul 2014 14:48 WIB
Alasan PPATK Minta Singapura Segera Tarik SGD 10.000: Favorit Koruptor RI
Jakarta - PPATK menyambut baik langkah Singapura yang menyetop pencetakan uang pecahan SGD 10.000. Namun alangkah baiknya bila segera dilakukan penarikan dan dinyatakan tak berlaku. Uang pecahan SGD 10.000 itu amat rawan digunakan di Indonesia.

"Dalam beberapa kesempatan pertemuan Asia Pacific Group on Anti Money Laundering and Financing Terrorism dengan delegasi STRO Singapura, PPATK selalu mengingatkan bahwa pecahan nominal besar Sin$ 10.000 yang tidak beredar luas di dalam yurisdiksi Singapura sebagai alat pembayaran sehari-hari mereka legal tender, ternyata justru menjadi favorit para penyuap dan koruptor di Indonesia dalam upaya mereka untuk mengubah bentuk dari rupiah ke valas," jelas Wakil Kepala PPATK Agus Santoso di Jakarta, Sabtu (5/7/2014).

Agus sudah menyampaikan itu secara langsung ke perwakilan UNODC Asia Pacific yang berkedudukan di Bangkok dan misi IMF Asia Pasific yang berkedudukan di Singapura dalam kunjungan kerja mereka ke PPATK. SGD 10.000 setara dengan nilai Rp 95 juta. Dalam kasus tangkap tangan KPK, kerap kali penyuap menggunakan uang pecahan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diharapkan agar dalam menghadapi ASEAN Community 2015, setiap negara-negara ASEAN benar-benar menunjukkan komitmennya untuk tidak mengeluarkan kebiijakan yang bersifat tidak mendukung upaya negara tetangganya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

"Khususnya terkait dengan tindak pidana asal korupsi, terorisme dan peredaran gelap Narkoba," tutup Agus.

(ndr/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads