Usaha Prabowo Berburu Restu SBY dari Istana Negara Hingga Cikeas

Usaha Prabowo Berburu Restu SBY dari Istana Negara Hingga Cikeas

- detikNews
Sabtu, 05 Jul 2014 08:54 WIB
Usaha Prabowo Berburu Restu SBY dari Istana Negara Hingga Cikeas
Jakarta - Dalam masa menjelang Pilpres 2014, tak hanya 1 kali melainkan hingga 3 kali Prabowo Subianto menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam forum yang terbuka untuk publik. Tak pantang menyerah, Prabowo berburu restu SBY mulai dari mendatangi Istana Negara hingga menyambangi kediamannya di Puri Cikeas, Bogor.

Pertemuan pertama berlangsung di Istana Negara, Selasa (13/5/2014) sore hari. Prabowo bersama Hatta Rajasa yang saat itu kompak berkemeja putih bertemu SBY dan mendapatkan izin dan doa untuk melaju di Pilpres. Pada siang harinya, SBY juga kedatangan Joko Widodo.

"Pak SBY Presiden, Kepala Negara dan Kepala Pemerintah, tapi beliau adalah senior saya di TNI jadi saya datang meminta izin senior," kata Prabowo menyampaikan niatnya menghadap SBY bersama Hatta Rajasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo pun menarik napas lega. Lantaran SBY memberikan izin dan doa untuk langkah perjuangan keduanya ke Pilpres 2014.

"Alhamdulillah beliau terima kami dengan baik. Alhamdulillah beliau merestui, memberi izin, dan mendoakan agar perjuangan kita berhasil," kata Prabowo yang berdiri di podium.

Waktu pun bergulir dengan dihabiskan untuk mencari rekan koalisi. Rapimnas Partai Demokrat yang diselenggarakan pada Minggu (18/5) membuahkan keputusan bahwa PD bersikap netral tetapi tidak golput di Pilpres 2014. SBY selaku Ketum mengungkapkan bahwa keputusan akhir masih akan diambil pada 20 Mei 2014.

Prabowo yang melihat kesempatan, kembali menemui SBY. Bila sebelumnya hanya berdua di Istana Negara, pertemuan kedua ini dilakukan di kediaman SBY di Puri Cikeas, Senin (19/5/2014) malam dengan diikuti para ketum partai koalisi pengusung.

Pertemuan ini berlangsung tertutup di perpustakaan keluarga presiden SBY. Dari rombongan Prabowo-Hatta, Suryadharma Ali dan Zulkifli Hasan. Dari rombongan elite PD, hadir Syarief Hasan, Jero Wacik, Ibas, dan yang memimpin rapat adalah SBY yang mengenakan kemeja berwarna biru.

Pertemuan ini berlangsung sekitar 1 jam 30 menit dan tertutup untuk media. Usai pertemuan, belum ada dukungan politik yang diberikan Partai Demokrat pada duet Prabowo-Hatta.

"Ya bagus, pertemuannya berjalan baik. Tunggu seminggu ke depan," kata Prabowo dari mobil Lexus B 17 GRD nya.

Prabowo-Hatta lalu diberi kesempatan untuk memaparkan visi misinya di depan elite PD pada 1 Juni 2014 lalu. Acara ini hanya dihadiri Prabowo-Hatta. Dalam acara yang tidak dihadiri oleh SBY ini, Prabowo-Hatta menjelaskan visi misi mereka bila terpilih 9 Juli nanti. Hasilnya, para elite partai semakin lantang menyuarakan kesamaan Demokrat dan pasangan ini.

Dalam masa kampanye, PD terpecah. Meski mayoritas kader dan juga Ketua Harian Syarief Hasan mendukung Prabowo, ada pula kader seperti Ruhut Sitompul dan Dahlan Iskan yang terang-terangan mendukung Jokowi-JK. Akhirnya PD secara resmi menyatakan dukungannya pada Prabowo-Hatta dalam konferensi pers yang lagi-lagi tak dihadiri SBY.

"Dan tertanggal 1 Juni lalu kami memutuskan, Prabowo Subianto-Hatta akan melanjutkan program-program ekonomi SBY berdasarkan orasi dari debat-debat," kata Syarief di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat Raya No 6, Senen, Jakarta Pusat, Senin (30/6/2014) sore.

Hati Prabowo tampaknya belum tenang. Mantan Danjen Kopassus ini membutuhkan restu lisan dari SBY untuk melancarkan jalannya menduduki kursi istana. Sekali lagi, Prabowo menemui SBY di kediamannya di Puri Cikeas pada detik-detik terakhir sebelum hari masa kampanye berakhir.

Pertemuan ketiga ini berlangsung pada pukul sekitar 21.00 WIB, Jumat (4/7/2014). Selain Prabowo dan Hatta Rajasa, nampak hadir Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS Anis Matta, Sekjen Golkar Idrus Marham dan sejumlah timses lainnya.

SBY menyambut para tamunya itu dengan mengenakan baju gamis putih lengan panjang dipadu peci hitam. Sedangkan tim Prabowo Hatta kompak mengenakan kemeja putih dengan logo garuda merah dan peci hitam.

Ada lima pesan yang disampaikan SBY untuk pasangan nomor urut satu itu dalam pertemuan tadi. Usai mendengarkan wejangan tersebut, Prabowo berjanji untuk tidak mengecewakan SBY.

"Bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang kami hormati, kami datang ke Bapak sebagai tokoh nasional, negarawan bangsa. Kami ucapkan terima kasih, ini jadi amanah, pesan, juga sesuatu yang harus kita pedomani. Kami tidak panjang lebar, kami sampaikan penghargaan kami dan rasa hormat atas semua yang telah Bapak lakukan. Semoga kami tidak kecewakan harapan-harapan bapak," kata Prabowo.

Apakah pertemuan dengan SBY ini akan memuluskan jalan Prabowo-Hatta untuk memenangkan Pilpres?

(imk/rvk)


Berita Terkait