WNI di Rusia Gunakan Hak Suara di Pilpres 2014

WNI di Rusia Gunakan Hak Suara di Pilpres 2014

- detikNews
Sabtu, 05 Jul 2014 04:06 WIB
WNI di Rusia Gunakan Hak Suara di Pilpres 2014
Moskow - Warga Negara Indonesia (WNI) di Rusia telah melaksanakan Pilpres pada Jumat (4/7/2014). WNI yang yang berdomisili di Kota Moskow dan sekitarnya mencoblos di TPPSLN Moskow yang berlokasi di KBRI Moskow. Pilpres berjalan aman dan lancar dengan partisipasi yang cukup besar.

Dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (5/7/2014), PPLN KBRI Moskow mencatat 534 orang pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (DPTLN-PPWP) sebagaimana dilaporkan kepada KPU pada awal Juni 2014. Dari 534 orang dalam DPTLN-PPWP tersebut, yang akan melaksanakan pencoblosan di KPPSLN Moskow sebanyak 230 orang sedangkan 304 diantaranya dikirimkan surat suaranya melalui pos.

Para pemilih tersebar di 50 kota di wilayah Federasi Rusia, antara lain Moskow dan Moskow Oblast, Saint Petersburg, Ufa, Krasnodar, Arkhangelsk, Tomsk, Irkuts, Belgorod, Volgograd dan sejumlah kota lain di Rusia. Mereka kebanyakan berasal dari keluarga besar KBRI Moskow, tenaga kerja professional, mahasiswa, ekspatriat, WNI yang menikah dengan WN Rusia atau asing lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak TPSLN Moskow dibuka pukul 08.00 waktu setempat, sebagian besar pekerja professional ‘spa therapist’ yang ada di Moskow sudah memenuhi TPSLN untuk memberikan hak suaranya. Para pekerja yang umumnya berasal dari Bali tersebut sangat antusias untuk menunaikan hak politiknya untuk memilih calon Presiden RI untuk 5 tahun ke depan. Selain para pekerja profesional, mahasiswa Indonesia di Moskow juga antusias datang untuk mencoblos di TPSLN Moskow.

"Semoga siapa pun Presiden yang nanti akan terpilih, akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi," ujar Kania, seorang mahasiswa Indonesia yang baru saja menyelesaikan pendidikan S1 di Moskow.

Sementara itu Duta Besar Indonesia untuk Rusia Djauhari Oratmangun mengapresiasi masyarakat Indonesia di Moskow yang meskipun sedang menjalankan ibadah puasa sekitar 19 jam tetap antusias mendatangi TPSLN Moskow.

"Masyarakat Indonesia di Moskow tetap antusias untuk memberikan hak suaranya meskipun tengah berpuasa. Siapa pun yang nanti akan terpilih tentunya merupakan pilihan terbaik dari masyarakat Indonesia," ujar Djauhari yang juga sudah memberikan hak suaranya.

TPSLN Moskow melayani para pemilih hingga pukul 16.00 waktu setempat bagi para pemilih yang sudah terdaftar dalam DPTLN-PPWP sedangkan pukul 16.00-18.00 waktu setempat dikhususkan bagi para pemilih tambahan atau khusus. Penghitungan suara baru akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014 bersamaan dengan penghitungan suara hasil Pilpres di Indonesia. Sementara itu, surat suara melalui pos baru akan dihitung hingga batas akhir yang ditentukan oleh KPU yakni 14 Juli 2014.

(imk/rvk)


Berita Terkait