"Bagi Pak Jokowi masalah pangan, energi, terutama lingkungan, bukan sesuatu yang baru karena latar belakang beliau yang pendidikan kehutanan jadi paham betul bagaimana siklus ekologi, bagaimana membangun harmoni antara manusia dan alam serta kehidupan di dalamnya," kata anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK, Arief Budimanta di Gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jumat (4/7/2014).
Pangan dan energi juga menjadi salah satu sektor prioritas Jokowi-JK karena produksi pangan membutuhkan energi. Produksi pangan juga membutuhkan air sehingga harus didukung dengan sistem pengelolaan yang baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Efisiensi pemakaian air harus dibuat selamanya dari dalam tanah dan bukan dialirkan ke laut. Pengurangan emisi lebih pada moda transportasi yang berbasis biodiesel dan gas," ujarnya.
Terkait energi, akankah Jokowi-JK fokus pada pengurangan subsidi BBM?
"Saya rasa iya, karena sejalan dengan meningkatnya pendapatan masyarakat. Yang dibuat lebih tepat sasaran," ucap Arif.
Sementara itu, JK juga dinilai paham mengenai persoalan pangan, energi. Keduanya melakukan diskusi terlebih dahulu mengingat ini adalah debat terakhir sebelum masa tenang. Debat capres putaran terakhir digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (5/7) pukul 20.30 -22.30 WIB. Moderator debat ini adalah Rektor Universitas Diponegoro Prof Sudharto P Hadi, Phd.
(imk/rvk)











































