Relawan Jokowi Tepis Isu Black Campaign di Depan Pemulung

Relawan Jokowi Tepis Isu Black Campaign di Depan Pemulung

- detikNews
Jumat, 04 Jul 2014 22:46 WIB
Relawan Jokowi Tepis Isu Black Campaign di Depan Pemulung
Jakarta -

Di depan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, puluhan pemulung yang menamai diri ikatan Pemulung Seluruh Indonesia (IPSI) dan komunita Banteng Muda Indonoesia (BMI) menyatakan dukungannya untuk pasangan Jokowi-JK. Acara deklarasi ini berlangsung meriah dengan kehadiran 2 artis pendukung Jokowi-JK dan taburan kembang api.

Saat pemulung ini berkumpul di halaman depan TIM, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2014) sekitar pukul 20. 15 WIB, salah satu relawan BMI nampang membakar kembang api berukuran sedang. Sesaat sebelum deklarasi dimulai, kembang api ditembakkan ke udara. Sejenak anak kecil yang hadir nampak menikmati sajian kembang api tersebut. Hanya 5 menit, orasi pun dimulai oleh koordinator Banteng Muda Indonesia (BMI)
Mixil Mina Munir ia menyinggung lawan Jokowi yang pro Orde Baru.

"Hnya ada 2 pilihn. Kita akan masuk ke orba atau masa depan. Kita pilih yang suka hanya di depan rakyatnya atau yang dibenar-benar cinta rakyatnya. Kita hanya punya 2 pilihan yang syaang istri atau yang tidak bisa menyayangi istri karena tidak ada istri," kata Mixil yang disambut tawa para pemulung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di tempat bersejarah ini, kaum pemulung punya sikap politik dan harapan pada presiden. Baru kali ini pemulung mendukung salah satu capres," ujarnya membakar semangat para pemulung.

Ia ikut mengklarifikasi isu SARA yang ditujukan pada Jokowi. Menurutnya wajah Jokowi ndeso. "Capres kita yang wajahnya ndeso bahkan kalau mulung pantas. Itu karena tidak berjarak dan berada di tengah kita. Jokowi JK adalah kita," ujarnya dari microphone.

Setelah Mixil, hadir perwakilan slaah satu pemulung, Helmi (39) yang ikut menyatakan dukungannya pada Jokowi. Ia meminta seluruh pemulung yang hadir menggunakan hak pilihnya dan ikut mengawasi proses perhitungan suara.

"Kita bersatu padu, kita punya hak pilih. Setelah nyoblos, boleh pulang istirahat. Tapi setelah itu, kembali ke TPS awasi. Kita akan jadi saksi bila ada kecurangan dari lawan kita," ujar Helmi.

Dalam kesempatan yang sama, hadir artis sekaligus pendukung Jokowi-JK Olga Lidia dan Arzeti Bilbina. Keduanya memberi pernyataan mendukung Jokowi JK dan meminta pemulung menolak pemberian uang dari kubu yang berlawanan.

Di tengah-tengah orasi, seorang biduan dihadirkan diatas panggung untuk menghibur para pemulung. Saat biduan sementara menyanyi, relawan Jokowi kembali menembakkan kembang api ke udara lebih dari 3 batang kembang api berukuran sedang.

Pemulung-pemulung ini hadir dari berbagai wilayah di Jakarta. Mereka berkumpul di Jalan Surabaya dan berjalan kami menuju TIM.

(bil/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini