Puluhan pemulung yang bernaung di Ikatan Pemulung Seluruh Indonesia (IPSI) menyatakan dukungannya untuk Jokowi-JK. Ada kejadian lucu saat interaksi antara artis Olga Lydia berorasi di depan para pemulung.
"Yang disini orang baik, bukan?," teriak artis Olga Lydia saat berorasi di halaman depan TIM, Jalan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2014).
"Orang baik," teriak para pemulung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyindir kubu Prabowo-Hatta yang selalu mengikutkan sosok Soeharto sebagai pasangan yang pro Orde Baru. Ia menilai saat ini kehidupan sudah sangat baik dan jangan mau sampai kembali ke kehidupan orde baru.
"Kayaknya semua aman-aman padahal dipukuli. Jangan kembali ke orde baru. Hidup kita sekarang lebih enak," ujarnya.
Lalu ada kejadian unik saat Olga bertanya tentang serangan fajar yang bisa mengganti pilihan para pemulung ini.
"Apakah suara bapak-bapak bisa di beli?" Teriak Olga.
"Bisa..." teriak sekumpulan pemulung yang cukup nyaring dan mengagetkan Olga.
Ucapan ini juga sempat membuat sebagian pemulung tertawa sebelum akhirnya berteriak 'tidak'.
Selain Olga Lidia, turut hadir artis Arzeti Bilbina. Dengan berkerudung putih dan kaos berkerah berwarna senada, ia mengimbau para pemulung tak mau masa depannya dihancurkan hanya dengan uang Rp 100 dari serangan fajar lawannya.
"Kita suka pemimpin yang amanah, bukan yan penuh amarah. Haram bagi kita ambil serangan fajar, money politik. Rp 100 ribu apalah artinya?," kata Arzeti.
Ia lalu mengajak beberapa perwakilan pemulung berbincang dari atas panggung. Orasi para pendukung Jokowi-JK ini diselingi musik dan nyanyian dari biduan. Suasana berubah menjadi riuh. Para pemulung berjoget dan bernyanyi bersama. Pengeras suara dan genset dibawa dengan menggunakan gerobak.
Para pemulung ini berasal dari berbagai wilayah di Jakarta. Mereka datang mengenakan baju bergambar wajah Jokowi JK. Mereka membawa karung dan gerobak mereka. Para pemulung ini turut membawa anaknya yang memakai baju Jokowi-JK yang kebesaran.
(bil/rvk)











































