"Awasi mulai dari pencoblosan hingga penghitungan suara. Kita harus kompak," kata Jend (purn) Luhut B. Panjaitan, salah satu ketua tim pemenangan Jokowi-JK dalam acara Pemantapan Relawan Pendukung Jokowi-JK di Hotel Sahid Rich Jogja di Jl Magelang, Jumat (4/7/2014).
Luhut kemudian memberikan tips singkat kepada relawan untuk mencegah atau meminimalisir kecurangan saat hari H pencoblosan. Setelah menerima surat suara sebaiknya langsung dibuka lebih dulu di hadapan PPS. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi surat suara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Ketua tim Bravo 5, Luhut B. Panjaitan, dalam acara pembekalan tersebut hadir para jenderal purnawirawan TNI seperti mantan KSAD Jendral (purn) Subagyo HS, Jendral Fahrurrazi, mantan Danjen Kopassus Muchdi PR. Hadir pula tokoh senior PDIP, Sabam Sirait dan anggota DPR RI dari Partai Demokrat Ruhut Sitompul, dan ketua tim pemenangan Jokowi-JK DIY, Yuni Satia Rahayu.
Mereka memberikan pembekalan kepada para relawan secara bergantian. Intinya meminta para relawan untuk mulai hari ini hingga hari H pencoblosan untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan penghitungan suara. Mereka juga meminta untuk memberikan kabar-kabar kepada teman, kawan, kerabat, keluarga dan handai taulan untuk memilih pasangan nomer dua.
"Jaga TPS. Jangan sampai suara dicuri. Kita harus koordinasi dengan baik sehingga TPS-TPS dapat diamankan dengan baik," katanya.
Tokoh senior PDIP, Sabam Sirait, juga meminta agar Jokowi-JK bisa pasti terpilih dalam pemilu 9 Juli 2014 nanti dengan syarat TPS harus dijaga. "Jangan sampai suara dicuri. Jangan sampai ada pencurian suara," katanya.
Sementara itu Muchdi PR yang juga wakil ketua DPP PPP yang memilih mendukung Jokowi-JK mengungkapkan selama lebih kurang 69 tahun Indonesia merdeka lebih banyak jabatan presiden dipegang tentara. Menurut dia pada awal kemerdekaan selama lebih kurang 21 tahun dipegang Soekarno. Selama 32 tahun dipegang Soeharto dan selama 10 tahun dipegang SBY.
"Sekarang waktunya. Saya rela dipegang bukan oleh tentara. Apalagi dia lulusan UGM," pungkas Muchdi langsung disambut tepuk tangan para relawan.
(bgs/try)











































