DetikNews
Jumat 04 Juli 2014, 17:19 WIB

MA Tolak Rekomendasi Sanksi 4 Hakim Pemvonis Lepas Koruptor Rp 1,2 Triliun

- detikNews
MA Tolak Rekomendasi Sanksi 4 Hakim Pemvonis Lepas Koruptor Rp 1,2 Triliun
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) merekomendasikan kepada Mahkamah Agung (MA) memberikan skorsing 6 bulan untuk empat hakim agung yang memutus perkara Sudjiono Timan. Namun, rekomendasi KY tersebut akhirnya ditolak MA.

"MA menolak rekomendasi KY. MA menganggap itu teknis yudisial, sedangkan KY menganggap itu perilaku," komisioner KY Taufiqqurohman Syahuri, saat ditemui di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2014).

Penolakan tersebut tertuang dalam surat MA nomor 25/V/UPS/2014 tertanggal 16 Mei 2014. Surat tersebut ditandatangani Ketua Kamar Pengawasan MA Timur Manurung. Tak hanya menolak rekomendasi KY, MA juga telah memulihkan keempat nama itu. Mereka yaitu hakim agung Suhadi, hakim agung Andi Samsan Nganro, hakim ad hoc Abdul Latif, dan hakim ad hoc Sophian Marthabaya.

"Memang itu pendapat hakim, tapi cara mengutipnya itu, karena tidak dikutip secara lengkap maka jadi menguntungkan salah satu pihak," ujar Taufiq.

Majelis hakim dianggap tak mengutip pendapat ahli secara utuh. Majelis hakim hanya mengambil poin bahwa pengajuan PK dapat diwakilkan. Tanpa mengutip poin bahwa pengajuan bisa diwakilkan jika terdakwa taat dalam menjalani hukuman. Sementara itu seperti diketahui, saat PK diajukan Timan ada dalam status buron.

"Berdasarkan pasal 2 peraturan bersama MA dan KY nomor 3 tahun 2012, seharusnya dilakukan pemeriksaan bersama jika ada perbedaan pendapat, akan tetapi ini MA langsung memutus sendiri menolak rekomendasi dan melakukan perbaikan nama baik," jelasnya.


(rna/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed