Gerbang ERP Sudah Dipasang, OBU Akan Dibagi Gratis dan Acak

Hari ke-627 Jokowi-Ahok

Gerbang ERP Sudah Dipasang, OBU Akan Dibagi Gratis dan Acak

- detikNews
Jumat, 04 Jul 2014 14:44 WIB
Gerbang ERP Sudah Dipasang, OBU Akan Dibagi Gratis dan Acak
Jakarta - Uji coba sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) akan dimulai pada 15 Juli 2014. Tahapan selanjutnya, Pemprov DKI Jakarta akan membagikan 50 On Board Unit (OBU) yang akan dipasang di mobil untuk deteksi kendaraan.

OBU gratis ini akan dibagikan secara acak kepada masyarakat yang sering lewat di jalur tersebut. Pembagian OBU ini dilakukan secara terbuka. Plt Gubernur DKI Basuki โ€œAhokโ€ Tjahaja Purnama yakin masyarakat akan antusias mendukung program tersebut.

"Nanti kita aturlah yang sering lewat di sana (Bundaran Senayan ke arah Sudirman). Mungkin kalau didaftarin siapa yang mau dapat (OBU) gratis, pasti akan daftar semua. Kalau ditwit, siapa yang mau dapat OBU uji coba? semua juga akan mau," kata Ahok di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk tarif ERP menurut Ahok kajiannya masih berkisar dari Rp 23.000. sistem ini dibuat untuk membatasi kendaraan yang melintas di ruas jalan protokol itu maksimal 1500 kendaraan per ruas per jam.

โ€œMungkin kalau boleh Rp 25 ribu sajalah. Tapi dengan catatan bus mesti bagus ya, makanya kita siapin bus tingkat gratis. Jadi enggak ada alasan lagi, kalau kamu bokek ya taruh saja mobil kamu, naik bus gratis saja," katanya.

Gerbang ERP sudah mulai di pasang di jalur lambat Bundaran Senayan, tepatnya di depan Bank Panin, Jakarta Selatan. Gerbang ini akan mendeteksi kendaraan yang melintas di jalur tersebut yang mengarah ke Thamrin. Pemasangan ini dilakukan selama tiga hari mulai 3-6 Juli, pada pukul 00.00 WIB hingga 04.30 WIB.

Ahok optimistis sistem ERP sudah bisa berjalan pada 2016. Perusahaan yang sudah melakukan uji coba untuk ikut tender, belum tentu akan langsung dipilih memasang ERP secara permanen. "Nanti kita tender dong. Tapi semua ini baru normal tahun 2016 lah," pungkasnya.



(ros/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads