Ibunya Tewas, Evi Tergulung Ombak Sejauh 500 Meter
Senin, 27 Des 2004 14:48 WIB
Aceh Utara - Evi Maulina bin Muhammad Nasir (17) termasuk salah satu korban selamat amukan gelombang Tsunami dan gempa di Aceh. Dia selamat, meski kini masih trauma. Dia kehilangan ibundanya tercinta. Saat musibah menakutkan terjadi, Evi tergulung ombak sejauh 500 meter dan tersangkut pohon. Perempuan berkulit sawo matang ini saat ini harus menjalani perawatan di Puskesmas Bhaktiya, Aceh Utara. Saat ditemui detikcom, Senin (27/12/2004), Evi tampak menangis tiada henti. Kadang-kadang dia histeris sambil memanggil ibunya. Saat di Puskemas itu, Evi didampingi oleh pamannya, Aliuddin (42). Menurut Aliuddin, keponakannya itu ditemukan warga tersangkut pohon setinggi 7 meter. Setelah dievakuasi warga sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu (26/12/2004) kemarin, Evi kemudian dilarikan ke puskesmas ini. "Dia dibawa ke sini dalam keadaan tidak sadar. Dia baru sadar pukul 13.00 WIB tadi. Dan begitu tahu ibunya meninggal, dia tampak trauma," ungkap Aliuddin seraya menjelaskan bahwa jenazah ibunya sudah ditemukan. Evi adalah penduduk Desa Matang Penteung, Kecamatan Seneudoung, Aceh Utara. Menurut Aliuddin, saat kejadian, Evi dan ibunya, Fauziah berada di rumahnya. Musibah itu datang tiba-tiba. Begitu tiba-tiba gelombang air datang, Evi dan ibunya terpisah. Evi sempat berenang untuk menyelamatkan ibundanya yang terseret ombak. Tapi, tidak berhasil. Evi malah tergulung amukan ombak yang ganas itu. "Evi tergulung ombak sejauh 500 meter dari rumahnya. Dia terhenti setelah tersangkut di pohon setinggi 7 meter," ungkapnya.Evi ditemukan warga sekitar pukul 13.00 WIB. Sehingga diperkirakan Evi berada di pohon itu sekitar lima jam. Dan dalam keadaan lemah, Evi kemudian dilarikan ke Puskesmas. Setelah siuman pukul 13.00 WIB siang tadi, Evi tampak murung dan trauma. Sambil menangis, dia mengaku sakit di bagian kepala. Semoga Evi tetap sabar dan lekas sembuh...
(asy/)











































