Tim Jokowi-JK Sebut Serangan Kubu Prabowo-Hatta Membabi Buta

Tim Jokowi-JK Sebut Serangan Kubu Prabowo-Hatta Membabi Buta

- detikNews
Jumat, 04 Jul 2014 11:37 WIB
Tim Jokowi-JK Sebut Serangan Kubu Prabowo-Hatta Membabi Buta
Jakarta - Mendekati perhelatan Pemilihan Umum Presiden 9 Juli, tensi politik makin tinggi. Tim pemenangan Jokowi-JK menyebut kubu lawan, yaitu Prabowo-Hatta, melakukan serangan yang membabi buta.

Ketua Tim Relawan Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Eva Kusuma Sundari, menyatakan tetap yakin pihaknya dapat mempertahankan keunggulan Jokowi-JK pada saat Pilpres nanti. Optimisme Eva mengacu pada hasil-hasil lembaga survei.

“Aku masih optimistis lihat kalapnya mereka…sehingga membabi buta,” kata Eva saat berbincang dengan detikcom melalui pesan singkat, Jumat (4/7/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat ini mengaku bila melihat berbagai hasil survei mengenai elektabilitas Jokowi-JK sejauh ini tidak ada yang perlu terlalu dicemaskan. “Angka-angka (keunggulan Jokowi-JK) kita masih oke,” ujar Eva.

Eva mengakui memang di sejumlah daerah elektabilitas dan popularitas Jokowi dibandingkan Prabowo sudah setara. Namun hal itu hanya terjadi di sedikit daerah.

Adapun Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, menyebut kubu Prabowo menggunakan strategi perang dalam menghadapi Pilpres 2014 ini. Sebab, dalam suasana bulan puasa pun serangan ke Jokowi tetap gencar.

Hasto menyatakan dalam strategi perang yang begitu dipahami oleh sosok seperti Prabowo, maka cara paling efektif menurunkan elektabilitas adalah dengan menyerang lawan. Ini juga sesuai ajaran Sun Tzu.

“Tidak tanggung-tanggung, dalam situasi puasa yang seharusnya dihormati, ada 25 isu serangan negatif yang ditujukan ke Jokowi," kata Hasto dalam siaran pers, Jumat (4/7/2014). Sementara itu Hasto mencatat serangan ke kubu Prabowo hanya lima isu.

(brn/trq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini