Ketua Tim Relawan Pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Eva Kusuma Sundari, menyatakan tetap yakin pihaknya dapat mempertahankan keunggulan Jokowi-JK pada saat Pilpres nanti. Optimisme Eva mengacu pada hasil-hasil lembaga survei.
“Aku masih optimistis lihat kalapnya mereka…sehingga membabi buta,” kata Eva saat berbincang dengan detikcom melalui pesan singkat, Jumat (4/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eva mengakui memang di sejumlah daerah elektabilitas dan popularitas Jokowi dibandingkan Prabowo sudah setara. Namun hal itu hanya terjadi di sedikit daerah.
Adapun Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, menyebut kubu Prabowo menggunakan strategi perang dalam menghadapi Pilpres 2014 ini. Sebab, dalam suasana bulan puasa pun serangan ke Jokowi tetap gencar.
Hasto menyatakan dalam strategi perang yang begitu dipahami oleh sosok seperti Prabowo, maka cara paling efektif menurunkan elektabilitas adalah dengan menyerang lawan. Ini juga sesuai ajaran Sun Tzu.
“Tidak tanggung-tanggung, dalam situasi puasa yang seharusnya dihormati, ada 25 isu serangan negatif yang ditujukan ke Jokowi," kata Hasto dalam siaran pers, Jumat (4/7/2014). Sementara itu Hasto mencatat serangan ke kubu Prabowo hanya lima isu.
(brn/trq)










































