Rombongan perempuan Koalisi Merah Putih yang tengah safari politik berkeliling Jawa Tengah sejak tanggal 2 Juli lalu, Kamis (4/7/2014) telah sampai di Bumiayu. Dibagi menjadi 2 tim, mereka pun menyambangi Pasar Induk Bumiayu dan Pasar Wage.
Anaway bersama sekitar 15 orang kader partai Koalisi Merah Putih, termasuk kader daerah, berada di tim yang blusukan di Pasar Induk sejak pukul 10.05 WIB. Ia meminta kepada para pedagang dan pengunjung pasar, khususnya perempuan, untuk memilih pasangan nomor urut 1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 20 orang warga mengikuti Anaway dan rombongan mengelilingi pasar. Para pedagang dan pengunjung pun tampak antusias dengan kedatangan tim yang membagi-bagikan kaos, stiker, jadwal imsak, dan pin Prabowo-Hatta ini.
"Pasti saya pilih nomor 1, pak Prabowo Hatta," kata pengunjung kepada tim, Anisa (35).
Selain belanja sayuran, jajanan pasar, dan sejumlah barang, Anaway juga berinteraksi dengan beberapa pedagang mengenai keluh kesah mereka. Anaway menanyakan apakah ada pesan yang ingin disampaikan kepada Prabowo-Hatta dan anggota koalisi merah putih.
"Ya tolong lah bilangin kalau bisa turunkan harga daging. Mahal apalagi mau Lebaran," kata pedagang daging, Elly (33).
Meski begitu, seorang pedagang merasa kesal dan kecewa karena barang dagangannya tidak dibeli oleh Anaway dan rombongan. Ia tampak mengoceh walau rombongan sudah berlalu dari blok tempatnya berjualan.
"Jare kon pilih Prabowo, kok kerupuk nyong ora dituku (katanya suruh pilih Prabowo, kok kerupuk saya tidak dibeli)," kata pedagang kerupuk, Tatik (51) dengan kesal.
Tak hanya berkeliling menyapa pedagang dan pengunjung, Anaway pun meladeni sejumlah orang yang memintanya untuk berfoto bersama. Anaway dan rombongan juga tampak santai meski menyusuri jalan pasar yang becek.
"Saya sudah biasa belanja ke pasar dari kecil," tukas Anaway.
(ear/jor)











































